# Manual Test Fase 7B — Kontrol Kamera Pro Overlay

1. Jalankan Apache dan MySQL melalui XAMPP.
2. Buka aplikasi melalui `localhost`, lalu login sebagai siswa.
3. Buka Virtual Lab atau Praktikum Kamera.
4. Aktifkan kamera dan berikan permission browser.
5. Pastikan mode **AUTO** aktif dan quick control manual tidak dapat ditekan.
6. Ambil foto pada AUTO dan pastikan original photo tetap tersimpan.
7. Pilih **PRO** dan pastikan preview simulasi aktif tanpa restart stream.
8. Buka ISO, ubah 100–3200, dan periksa perubahan terang/noise simulasi.
9. Buka Shutter, ubah preset cepat–lambat, dan periksa motion blur simulasi.
10. Buka Aperture, ubah f/1.8–f/16, dan periksa depth blur simulasi.
11. Buka EV, ubah -2 sampai +2, dan periksa brightness serta exposure meter.
12. Pastikan panel detail hanya menampilkan satu kontrol aktif dan dapat ditutup.
13. Tekan Escape saat bottom sheet terbuka dan pastikan panel tertutup.
14. Uji tombol Reset; nilai kembali ISO 100, 1/125, f/4, dan EV 0 tanpa restart kamera.
15. Tekan Grid hingga Rule of Thirds, center marker, lalu tanpa grid.
16. Masuk fullscreen dan pastikan AUTO/PRO, quick control, shutter, switch, grid, dan keluar tetap tersedia.
17. Keluar fullscreen melalui tombol dan Escape; stream harus tetap aktif.
18. Uji mobile portrait: shutter di bawah tengah, kontrol dapat dijangkau satu tangan, tanpa overflow.
19. Uji mobile landscape: shutter berada di sisi kanan dan quick controls tidak menutupi preview utama.
20. Ambil foto pada PRO; pastikan flash/status tampil dan double tap tidak menghasilkan capture ganda.
21. Pada review hasil, uji Bandingkan Simulasi, Ambil Ulang, dan Gunakan Foto; lalu simpan submission Praktikum.
22. Uji keyboard/focus, lalu periksa browser console dan `storage/logs/app.log` untuk error.

## Catatan

- Kamera lokal harus dibuka melalui `localhost`; hosting harus menggunakan HTTPS.
- Tutup Zoom, Meet, WhatsApp, atau aplikasi lain yang sedang memakai kamera.
- ISO, shutter, aperture, dan EV terutama merupakan simulasi edukatif. Hanya exposure compensation yang dicoba ke hardware bila capability perangkat/browser mendukung dan hasilnya dapat diverifikasi.
- Pengujian kamera fisik harus dilakukan pada perangkat nyata; environment pengembangan tidak menyediakan kamera fisik.
